Selasa, 30 Juni 2015
Selasa, 08 Juli 2014
Bahasa Inggris Bisnis 2
6 Functions of Indonesian forest
Indonesia
is one of countries with the largest forest area in the world and really need
to do the conservation. It also completed with a management of forests for
conservation and ecological balance of the earth nature. Different types of
forests in Indonesia have the following functions.
1.
Prevent
erosion and landslides. The roots of the tree serve as a binder grain of soil.
With no forest, no rain fell to the ground but fell to the leaf surface or
absorbed into the ground.
2.
Keeps,
organize, maintain supplies of water in the rainy season also dry season.
3.
Fertilize
the soil, as fallen leaves will break down into soil humus.
4.
As
an economic resource. It can be utilized as a result of forest raw materials or
raw materials for industrial and building. For example, rattan, rubber, and
gutta-percha are used for handicrafts and materials of building.
5.
As
a dutfah plasma source for diversity in forest ecosystems that allow for the
development of genetic biodiversity.
6.
Reduce
pollution to air pollution. Plants absorb carbon dioxide and produce oxygen
needed by a living
Sumber
: http://www.caramudahbelajarbahasainggris.net/2013/04/7-contoh-artikel-bahasa-inggris-dengan-topik-berbeda.html
Senin, 23 Juni 2014
Tugas Softskill 4
Ayooo nyoblos jangan GOLPUT !!
Sekedar ingin share aja mengenai
GOLPUT .. kalau menurut gua GOLPUT itu salah kalau masyarakat lakuin , karena
dengan GOLPUT mereka bisa diartikan golong putih golongan yang tidak memihak
satu sama lain. Negara kita kan negara Demokrasi sayang kalau kita sebagai
warga negara tidak antusias dalam pemilihan Presiden padahal kan dengan kita
tidak GOLPUT kita bisa memilih seseorang yang pantas menjadi presiden , dengan
kata lain memilih juga harus berdasarkan hati nurani mantapkan dulu niat anda
dalam memilih presiden , dan juga kita bisa lihat dari visi misi masing-masing
calon presiden nah itu juga bisa membantu kita-kita semua untuk yakin pada
pilihan kita. Pokoknya sebisa mungkin kita jangan jadi GOLPUT karena GOLPUT
tidak akan menyelesaikan semua masalah yang ada di negara kita. Setidaknya kita
sudah ikut partisipasi dalam pemilihan Presiden itu membuktikan kita sebagai
warga negara yang baik !! perkara siapa pun nanti yang terpilih semoga saja
bisa melaksanakan semua amanat dari masyarakat Indonesia.. Suara kita sangat berarti untuk Indonesia
jangan hanya mementikan diri sendiri untuk tidak memilih salah satu calon
Presiden , MAU INDONESIA LEBIH MAJU AYOKK JADI WARGA NEGARA YANG BAIK DENGAN
TIDAK GOLPUT !!!
Kamis, 15 Mei 2014
Tugas Softskill 3
Someting we should or shouldn't do and can or can't do
In Library :
- You aren't supposed to noisy in library
- You are supposed to read book in library
- You are allowed to borrow book in library
- You aren't allowed to bring food to library
- You are expected to give your sit to expectant mother
- You aren't to sit on folding chair
- You are allowed to talk with your friends
- you aren't allowed to bring your pet
- You are supposed to learn history in museum
- You aren't supposed to touch fossil
- You are allowed to take a picture of fossil
- You aren't allowed to wreck fossil
- You are allowed to ask menu to waitress
- You aren't allowed to smoke in restaurant
- You are supposed to eat in rastaurant
- You aren't supposed to leave without pay the bill
- You are supposed to bring note to class
- You aren't supposed to play your phone when lecture is teaching
- You are allowed to ask your lecture if you still not understand
- You aren't allowed to ask your friends during exam
Selasa, 22 April 2014
TUGAS SOFTSKILL 2
I. In the following sentences supply the articles (a, an or the) if they are necessary. If no article is necessary, write Ø.
1. Jason’s father bought him a bicycle that he had wanted for his birthday.
2. A Statue of Liberty was a gift of friendship from a France tothe United States.
3. Rita is studying an English and Ø math this semester.
4. The judged asked a witness to tell the truth.
5. Please give me a cup of Ø coffee with Ø cream and Ø sugar.
6. A big books on the table are for my history class.
7. When you go to the store, please buy a bottle of Ø chocolate milk and Ø dozen oranges.
8. There are only a seats left for Ø tonight’s musical at ØUniversity.
9. John and Mercy went to Ø school yesterday and then studied in the library before returning home.
10. What did you eat for Ø breakfast this morning?
II. Fill in the blanks with the appropriate form of other.
1. This pen isn’t working. Please give me another
2. If you’re still thirsty, I’ll make another pot of coffee.
3. This dictionary has a page missing. Please give me another
4. He doesn’t need those books. He needs the others
5. There are thirty people in the room. Twenty are from Latin America and the others are from others countries.
6. Six people are in the store. Two were buying meat. Others was looking at magazines. Others was eating a candy bar.The others were walking around looking for more food.
7. This glass of milk is sour. Another glass of milk is sour too.
8. The army was practicing its drills. One group was doing artillery practice. Another was marching; another was at attention; and the other was practicing combat tactics.
9. There are seven students from Japan. Others are from Iran, and the others are from others places.
10. We looked at cars today. The first two we far too expensive, but the other ones were reasonably priced.
Senin, 24 Maret 2014
Pertahanan Keamanan Nasional
Sebelum kita lanjut membahas tentang pertahanan keamanan nasional kita harus mengerti dulu apa itu yang dimaksud denga pertahaan keamanan .
Pertahana keamanan adalah segala upaya pertahanan yang bersifat semesta yang penyelenggaranya didasarkan pada kesadaran atas hak dan kewajiaban warga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri. Pertahanan nasional merupakan kekuatan bersama (sipil dan militer) diselenggarakan oleh suatu negara untuk menjamin intergritas wilayahnya, perlindungan dari orang dan atau menjaga kepentinga-kepentingannya
Kurangnya pertahan keamanan di Indonesia mengakibatkan salah satu perairan di Indonesia hampir saja diklaim oleh Malaysia contohnya Ambalat . Harusnya negara kita dari awal bisa menjaga wilayahnya supaya tidak diklaim oleh negara lain. Jangan tunggu wilayah kita direbut baru negara kita bertindak harusnya dari awal negara kita sudah mempersiapkan atau mengantisipasi datangnya penyerangan perebutan wilayah.
Dan kita sebagai warga negara yang baik harus ikut menjaga keamanan dan ketertiban negara Indonesia supaya negara kita menjadi negara yang tidak dipandang sebelah mata oleh negara lain. Keikut sertaan kita untuk membantu para sipil dan militer dalam menegakan pertahanan keamanan merupakan salah satu contoh kita menghargai negara Indonesia.
Kita tidak hanya menuntut hak kita sebagai warga negara tetapi kita juga harus menjalankan kewajiban kita sebagai warga negara supaya berjalan dengan seimbang antara kewajiban dan hak.
The Power of Ibu
Ibu..
Kaulah penerang jiwa ku
Kaulah nafas hidup ku
Kaulah harta bagi ku
Pengorbanan mu sangat besar
Kasih sayang mu yang tulus terhadap ku
Membuat aku merasa menjadi seseorang yang besar
Dalam kehidupan ku
Ibu..
Jangan kau lelah menyayangi ku
Jangan kau letih menasehati ku
Karna kau aku ada , ibu
Minggu, 16 Maret 2014
Personal Description
Hallo Guys…
My name
is Dyah Sri Lestari, just call is Dyah.
S V C
I live in margonda street number 23, i am 20 years old. My hobbies are running and do culinary because it always makes me feel than before. I am sociable person, I like to kidding a lot and very pleased. Sometimes I can be emotional if my heart is in bad mood :D
I live in margonda street number 23, i am 20 years old. My hobbies are running and do culinary because it always makes me feel than before. I am sociable person, I like to kidding a lot and very pleased. Sometimes I can be emotional if my heart is in bad mood :D
I have one
brother and he is student. My brother is 11 years old his hobby is playing
online games. I am angry everytime he plays a online games.
I choose the accounting in my college because I actually
like mathematic, so that is why I feel happy to study accounting in Gunadarma
University.
Rabu, 27 November 2013
TUGAS 7
Kerangka
Karangan Laporan Ilmiah
BAB
I PENDAHULUAN
1.1 LATAR
BELAKANG
adalah dasar atau titik tolak untuk
memberikan pemahaman kepada pembaca atau pendengar mengenai apa yang ingin kita sampaikan
1.2 RUMUSAN
DAN PEMBATASAN MASALAH
Rumusan masalah berbeda
dengan masalah. Kalau masalah itu berupa kesenjangan antara yang diharapkan
dengan apa yang terjadi, maka rumusan masalah itu merupakan suatu pertanyaan
yang akan dicarikanjawabannya melalui pengumpulan data
1.3 TUJUAN
PELITIAN
Tujuan
penelitian ini yaitu sebagai bahan dan referensi untuk mendalami topic yang
kita pilih sebagai karangan laporan ilmiah .
1.4 MANFAAT
PENELITIAN
Manfaat
penelitian adalah untuk mengetahui apa yang telah kita teliti.
1.5 PROSEDUR
PENELITIAN
Tahap
atau cara kita untuk penelitian karangan laporan ilmiah agar tersusun dengan
baik.
BAB
II PEMBAHASAN
Pembahasan
karangan ilmiah berupa isi apa yang kita dapat dari hasil penelitian yang kita lakukan.
BAB
III METODE PENELITIAN
Langkah
atau metode yang kita gunakan dalam karangan ilmiah
BAB
IV PENUTUP
4.1
KESIMPULAN
Suatu
gagasan yang tercapai pada akhir pembahasan.
4.2
SARAN
Saran
adalah kritikan atau masukan yang berguna untuk menjadikan karangan ilmiah yang
telah kita buat mejadi lebih baik lagi .
Sumber
;
TUGAS 6
LAPORAN ILMIAH
1. Pengertian Laporan
Ilmiah
Laporan
ialah suatu wahana penyampaian berita, informasi, pengetahuan, atau gagasan
dari seseorang kepada orang lain. Laporan ini dapat berbentuk lisan dan dapat
berbentuk tulisan. Laporan yang disampaikan secara tertulis merupakan suatu
karangan. Jika laporan ini berisi serangkaian hasil pemikiran yang diperoleh
dari hasil penelitian, pengamatan ataupun peninjauan, maka laporan ini termasuk
jenis karangan ilmiah. Dengan kata lain, laporan ilmiah ialah sejenis karangan
ilmiah yang mengupas masalah ilmu pengetahuan dan teknologi yang sengaja
disusun untuk disampaikan kepada orang-orang tertentu dan dalam kesempatan
tertentu.
Dasar Membuat Laporan Ilmiah
Ada beberapa hal yang mendasari dalam pembuatan Laporan Ilmiah. Diantaranya :
- Kegiatan menulis laporan ilmiah
merupakan kegiatan utama terakhir dari suatu kegiatan ilmiah.
- Laporan ilmiah mengemukakan
permasalahan yang ditulis secara benar, jelas, terperinci, dan ringkas.
- Laporan ilmiah merupakan media
yang baik untuk berkomunikasi di lingkungan akademisi atau sesama ilmuwan.
- Laporan ilmiah merupakan suatu
dokumen tentang kegiatan ilmiah dalam memecahkan masalah secara jujur,
jelas, dan tepat tentang prosedur, alat, hasil temuan, serta implikasinya.
- Laporan ilmiah dapat digunakan
sebagai acuan bagi ilmuwan lain sehingga syarat-syarat tulisan ilmiah
berlaku juga untuk laporan.
2. Jenis-jenis Laporan Ilmiah
Dari beberapa sumber yang ada, terdapat 3(tiga) jenis Laporan Ilmiah yaitu sebagai berikut :
a. Laporan Lengkap (Monograf)
- Menjelaskan proses penelitian
secara menyeluruh.
- Teknik penyajian sesuai dengan
aturan (kesepakatan) golongan profesi dalam bidang ilmu yang bersangkutan.
- Menjelaskan hal-hal yang
sebenarnya yang terjadi pada setiap tingkat analisis.
- Menjelaskan (juga) kegagalan
yang dialami,di samping keberhasilan yang dicapai.
- Organisasi laporan harus
disusun secara sistamatis (misalnya :judul bab,subbab dan
seterusnya,haruslah padat dan jelas).
b. Artikel Ilmiah
- Artikel ilmiah biasanya
merupakan perasan dari laporan lengkap.
- Isi artikel ilmiah harus
difokuskan kepada masalah penelitian tunggal yang obyektif.
- Artikel ilmiah merupakan
pemantapan informasi tentang materi-materi yang terdapat dalam laporan
lengkap.
c. Laporan Ringkas
Laporan ringkas adalah penulisan kembali isi laporan atau artikel dalam bentuk yang lebih mudah dimengerti dengan bahasa yang tidak terlalu teknis (untuk konsumsi masyarakat umum).
3. Fungsi Laporan Ilmiah
Laporan
penelitian mengkomunikasikan kepada pembaca seperangkat data dan ide spesifik.
Ide spesifik. Spesifik tersebut disampaikan secara jelas dan cukup rinci agar
dapat dievaluasi.
Laporan
Ilmiah harus dilihat sebagai sumbangan dalam khasanah ilmu pengetahuan.
Laporan
Ilmiah harus berfungsi sebagai stimulator dan mengarahkan pada penelitian
selanjutnya.
4. macam-macam laporan
a.laporan berbentuk formulir isian
laporan ini biasanya telah disiapkan blanko daftar isian yang diserahkan pada tujuan yang akan dicapai.
b. laporan berbentuk surat
laporan yang bentuk surat prinsipnya sama dengan surat biasa perbedaannya terlatak pada isi dan panjang surat.
c. laporan berbentuk memorandum
laporan berbentuk memo atau catatan pendek lebih singkat dibanding surat.laporan ini sering digunakan dalam lingkungan organisasi/lembaga/antara atasan dan bawahan dalam suatu hubungan kerja.
d. laporan perkembangan dan keadaan
laporan perkembangan adalah laporan yang bertujuan untuk menyampaikan perkembangan,perubahan yang sudah dicapai dalam usaha untuk mencapai tujuan/sasaran yang telah ditentukan tujuannya untuk menyebarkan kondisi yang ada pada saat laporan itu dibuat.
e. laporan berkela
laporan berkela dibuat secara rutin (harian,mingguan,bulanan,tahunan) misalnya laporan keuangan,produksi dan peningkatan prestasi.
f. laporan laboratoris/hasil penelitian
laporan laboratoris tujuannya untuk menyampaikan hasil dari percobaan/penelitian yang dilakukan dilaboratorium.
g. laporan formal/semi formal
laporan formal ialah laporan yang memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu/sistematika baku sebuah laporan ilmiah.jika tidak lengkap menjadi laporan semi formal.
5. Ciri - Ciri Laporan yang baik
Laporan yang baik mendukung beberapa hal antara lain:
- Penggunaan bahasa yang ilmiah
(baku).
- Dalam penulisan laporan hanya
menerima tulisan dengan jenis perintah bukan tanya.
- Laporan disertakan dengan
identifikasi masalah
- Data yang lengkap sebagai
pendukung laporan
- Adanya kesimpulan dan saran
- Laporan dibuat menarik dan juga
interaktif
6.
Syarat Laporan Ilmia
Suatu
karya dapat dikatakan ilmiah jika memenuhi syarat sebagai berikut :
- Penulisannya berdasarkan hasil
penelitian, disertai pemecahannya
- Pembahasan masalah yang
dikemukakan harus obyektif sesuai realita/ fakta
- Tulisan harus lengkap dan jelas
sesuai dengan kaidah bahasa, Pedoman Umum
- Ejaan Bahasa Indonesia Yang
Disempurnakan (EYD), serta Pedoman Umum Pembentukan Istilah (PUPI)
- Tulisan disusun dengan metode
tertentu
- Tulisan disusun menurut sistem
tertentu
- Bahasanya harus lengkap,
terperinci, teratur, ringkas, tepat, dan cermat sehingga tidak terbuka
kemungkinan adanya ambiguitas, ketaksaan, maupun kerancuan.
Sumber :
http://asendra.blogspot.com/2013/05/laporan-ilmiah-tugas-bahasa-indonesia-2.htm
TUGAS 5
KARANGAN ILMIAH TIMBANGAN BAKU, TIMBANGAN PUSTAKA DAN RINGKASAN
Timbangan Buku
Pengertian dan Tujuan Resensi adalah tulisan timbangan suatu hasil
karya atau wawasan tentang baik dan kurang baiknya kualitas suatu tulisan yang
terdapat dalam suatu karya. Resensi dapat pula diartikan sebagai suatu tulisan
yang memberikan penilaian terhadap suatu karya baik fiksi maupun nonfiksi
dengan cara mengungkapkansegi keunggulan dan kelemahannya secara objektif.
Timbangan Pustaka
Pustaka adalah halaman terakhir yang di buat untuk mengetahui
data-data yang di ambil dari sumber-sumber yang ada dalam
buku,majalah,komik,maupun dari internet.supaya pembaca dapat mengetahui dasar
dari pembuatan buku ini supaya tidak di bilang copy paste/menjiplak karya orang
lain.karena setiap mengambil data tidak mencantumkan sumber/penerpit/nama orang
pengarang akan di kenakan pidana dalam pasal yang ada di indonesia.
Ringkasan
Ringkasan adalah penyajian karangan atau peristiwa yang panjang
dalam bentuk yag singkat dan efektif. Ringkasan adalah sari karangan tanpa hiasan. Ringkasan itu dapat merupakan ringkasan sebuah buku,
bab, ataupun artikel. Fungsi sebuah ringkasan adalah memahami cara seseorang
menyusun pikirannya dalam gagasan-gasan yang diatur dari gagasan yang besar
menuju gagasan penunjang melalui ringkasan kita dapat menangkap pokok pikiran
dan tujua penulisan.
Ciri-ciri Ringkasan :
1.
Inti tidak meninggalkan urutan dasar karangan.
2.
Kerangka dasar masih tampak jelas.
3.
Memangkas gagasan utama menjadi lebih ringkas .
4.
Tujuaannya untuk memangkas gagasan.
Sumber :
Senin, 28 Oktober 2013
TUGAS 4
A.PENGERTIAN METODE ILMIAH
Metode ilmiah atau proses ilmiah
merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara sistematis
berdasarkan bukti fisis. Ilmuwan melakukan pengamatan serta membentuk hipotesis
dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam prediksi yang dibuat berdasarkan
hipotesis tersebut kemudian diuji dengan melakukan eksperimen. Jika suatu
hipotesis lolos uji berkali-kali, maka hipotesis tersebut dapat menjadi suatu
teori ilmiah.
Penelitian ilmiah berfokus pada metode yang kokoh untuk mengidentifikasi permasalahan, mengumpulkan data, menganalisis data dan menarik kesimpulan yang valid. Penelitian ilmiah bersifat lebih obyektif karena tidak berdasarkan pada perasaan, pengalaman dan intuisi peneliti semata yang bersifat subyektif. Penelitian ilmiah melibatkan theory construction dan theory verification.konstruksi teori yang akan digunakan untuk mengembangkan suatu hipotesis yang relevan dengan struktur teorinya. Selanjutnya dengan menggunakan fakta, maka hipotesis tersebut diuji secara empiris.
Penelitian ilmiah berfokus pada metode yang kokoh untuk mengidentifikasi permasalahan, mengumpulkan data, menganalisis data dan menarik kesimpulan yang valid. Penelitian ilmiah bersifat lebih obyektif karena tidak berdasarkan pada perasaan, pengalaman dan intuisi peneliti semata yang bersifat subyektif. Penelitian ilmiah melibatkan theory construction dan theory verification.konstruksi teori yang akan digunakan untuk mengembangkan suatu hipotesis yang relevan dengan struktur teorinya. Selanjutnya dengan menggunakan fakta, maka hipotesis tersebut diuji secara empiris.
B. TUJUAN PENULISAN ILMIAH
- Sebagai wahana melatih
mengungkapkan pemikiran atau hasil penelitiannya dalam bentuk tulisan
ilmiah yang sistematis dan metodologis.
- Menumbuhkan etos ilmiah di
kalangan mahasiswa, sehingga tidak hanya menjadi konsumen ilmu
pengetahuan, tetapi juga mampu menjadi penghasil (produsen) pemikiran dan
karya tulis dalam bidang ilmu pengetahuan, terutama setelah penyelesaian
studinya.
- Karya ilmiah yang telah ditulis
itu diharapkan menjadi wahana transformasi pengetahuan antara sekolah
dengan masyarakat, atau orang-orang yang berminat membacanya.
- Membuktikan potensi dan wawasan
ilmiah yang dimiliki mahasiswa dalam menghadapi dan menyelesaikan masalah
dalam bentuk karya ilmiah setelah yang bersangkutan memperoleh pengetahuan
dan pendidikan dari jurusannya.
- Melatih keterampilan dasar
untuk melakukan penelitian.
C. SIKAP ILMIAH
Dalam penulisan karya ilmiah, terdapat 7 sikap ilmiah yang merupakan
sikap yang harus ada. Sikap-sikap ilmiah tersebut adalah sebagai berikut :
1) Sikap Ingin Tahu
Sikap ingin tahu ini terlihat pada
kebiasaan bertanya tentang berbagai hal yang berkaitan dengan bidang kajiannya.
2) Sikap Kritis
Sikap kritis ini terlihat pada
kebiasaan mencari informasi sebanyak mungkin berkaitan dengan bidang kajiannya
untuk dibanding-banding kelebihan -kekurangannya, kecocokan-tidaknya,
kebenaran-tidaknya, dan sebagainya.
3) Sikap Obyektif
Sikap objektif ini terlihat pada
kebiasaan menyatakan apa adanya, tanpa diikuti perasaan pribadi.
4) Sikap Ingin
Menemukan
Selalu memberikan saran-saran untuk
eksperimen baru. Kebiasaan menggunakan eksperimen-eksperimen dengan cara yang
baik dan konstruktif. Selalu memberikan konsultasi yang baru dari pengamatan
yang dilakukannya.
5) Sikap Menghargai
Karya Orang Lain
Sikap menghargai karya orang lain ini
terlihat pada kebiasaan menyebutkan sumber secara jelas sekiranya pernyataan
atau pendapat yang disampaikan memang berasal dari pernyataan atau pendapat
orang lain.
6) Sikap Tekun
Tidak bosan mengadakan penyelidikan,
bersedia mengulangi eksperimen yang hasilnya meragukan, tidak akan berhenti
melakukan kegiatan-kegiatan apabila belum selesai. Terhadap hal-hal yang ingin
diketahuinya ia berusaha bekerja dengan teliti.
7) Sikap Terbuka
Sikap terbuka ini terlihat pada kebiasaan
mau mendengarkan pendapat, argumentasi, kritik, dan keterangan orang lain,
walaupun pada akhirnya pendapat, argumentasi, kritik, dan keterangan orang lain
tersebut tidak diterima karena tidak sepaham atau tidak sesuai.
D. LANGKAH-LANGKAH PELAKSANAAN PENULISAN ILMIAH
Bagian Pembuka
- Cover
- Halaman judul.
- Halaman pengesahan.
- Abstraksi
- Kata pengantar.
- Daftar isi.
- Ringkasan isi.
Bagian Isi
Pendahuluan
- Latar belakang masalah.
- Perumusan masalah.
- Pembahasan/pembatasan masalah.
- Tujuan penelitian.
- Manfaat penelitian.
Kajian teori atau tinjauan kepustakaan
- Pembahasan teori
- Kerangka pemikiran dan
argumentasi keilmuan
- Pengajuan hipotesis
Metodologi penelitian
- Waktu dan tempat penelitian.
- Metode dan rancangan penelitian
- Populasi dan sampel.
- Instrumen penelitian.
- Pengumpulan data dan analisis
data.
Hasil Penelitian
- Jabaran varibel penelitian.
- Hasil penelitian.
- Pengajuan hipotesis.
- Diskusi penelitian,
mengungkapkan pandangan teoritis tentang hasil yang didapatnya.
Bagian penunjang
- Daftar pustaka.
- Lampiran- lampiran antara lain
instrumen penelitian.
- Daftar Tabel
Sumber
:
Minggu, 20 Oktober 2013
TUGAS 3
Pengertian Karya Ilmiah
Menurut Brotowidjoyo, karangan ilmiah
adalah karangan ilmu pengetahuanyang menyajikan fakta dan ditulis menurut
metodologi penulisan yang baik dan benar. Karya ilmiah dapat juga berarti
tulisan yang didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian dalam
bidang tertentu, disusun menurut metode tertentu dengan sistematika penulisan
yang bersantun bahasa dan isinya dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya/
keilmiahannya (Susilo, M. Eko, 1995:11)..
Ciri-ciri karya ilmiah :
1.Bahasa pada penulisan , bahasa yang digunakan ialah bahasa
yang memiliki unsur ilmiah dan tertulis dengan bahasa yang baku,dan terdapat
kata-kata yang mencermin kan sebuah karya tulis ilmiah.
2. Sikap penulis , sikap seorang penulis karya ilmiah harus lah bersikap objektif dan memiliki sikap yang baik dan ilmiah juga.
2. Sikap penulis , sikap seorang penulis karya ilmiah harus lah bersikap objektif dan memiliki sikap yang baik dan ilmiah juga.
3. Struktur kajian , ini lah sebuah bagan atau struktur
yang biasanya digunakan oleh seorang penulis karya ilmiah yang harus di awalain
dengan sebuah pendahuluan dan ada nya pembhasan dan juga tidak lupa sebuah kata
penutup dan teori apa yang di gunakannya,
Sifat Karya Ilmiah :
1.sikap
terbuka.
2.sikap
menghargai
3.berani
menjaga kebenaran sebuah karya ilmiah
Jenis-jenis karya ilmiah :
1. Laporan penelitian. Laporan
yang ditulis berdasarkan penelitian. Misalnya laporan penelitian yang didanai
oleh Fakultas dan Universitas, laporan ekskavasi arkeologis yang dibiayai oleh
Departemen Kebudayaan, dsb.
2. Skripsi. Tulisan ilmiah
untuk mendapatkan gelar akademik sarjana strata satu (Si).
3. Tesis. Tulisan ilmiah untuk
mendapatkan gelar akademik strata dua (S2), yaitu Master.
4. Disertasi. Tulisan ilmiah
untuk mendapat gelar akademik strata tiga (S3), yaitu Doktor.
5. Surat pembaca. Surat yang
berisi kritik dan tanggapan terhadap isi suatu tulisan ilmiah.
6. Laporan kasus. Tulisan
mengenai kasus-kasus yang ada yang dilandasi dengan teori.
Pengertian Semi ilmiah
Karangan semi Ilmiah adalah karangan
ilmu pengatahun yang menyajikan fakta umum dan menurut metodologi panulisan
yang baik dan benar, ditulis dengan bahasa konkret, gaya bahasanya formal,
kata-katanya tekhnis dan didukung dengan fakta umum yang dapat dibuktikan benar
atau tidaknya atau sebuah penulisan yang menyajikan fakta dan fiksi dalam satu
tulisan dan penulisannya pun tidak semi-formal tetapi tidak sepenuhnya
mengikuti metode ilmiah yang sintesis-analitis karena sering dimasukkan
karangan non-ilmiah. Maksud dari karangan non-ilmiah tersebut ialah karena
jenis semi ilmiah memang masih banyak digunakan misal dalam komik, anekdot,
dongeng, hikayat, novel, roman dan cerpen.
Ciri-ciri karya semi ilmiah
:
1.
Ditulis
berdasarkan fakta pribadi;
2.
Fakta
yang disimpulkan subjektif;
3.
Gaya
bahasa formal dan popular;
4.
Mementingkan
diri penulis;
5.
Melebih-lebihkan
sesuatu;
6.
Usulan-usulan
bersifat argumentative; dan Bersifat persuasive.
Jenis karya semi ilmiah :
1
Artikel
2
Editor
3
Opini
4
Tips
5
Reportase
6
Resensi
buku
Sifat karya semi ilmiah :
1. Bahan berupa fakta yang objektif
2. Penyajian menggunakan bahasa yang cermat, tidak terlalu formal tapi
tetap taat asas, disusun secara sistematis; tidak memuat hipotesis.
3. Sikap penulis tidak memancing pertanyaan-pertanyaan yang meragukan.
4. Penyimpulan dilakukan dengan memberikan fakta.
Pengertian Karya tulis non ilmiah
Karya non-ilmiah adalah karangan yang
menyajikan fakta pribadi tentang pengetahuan dan pengalaman dalam kehidupan
sehari-hari, bersifat subyektif, tidak didukung fakta umum, dan biasanya
menggunakan gaya bahasa yang popular atau biasa digunakan (tidak terlalu
formal).
Ciri-ciri Karya Tulis Non-Ilmiah:
1. Ditulis berdasarkan fakta
pribadi.
2. Fakta yang disimpulkan
subyektif.
3. Gaya bahasa konotatif dan
populer.
4. Tidak memuat hipotesis.
5. Penyajian dibarengi dengan
sejarah.
6. Bersifat imajinatif.
7. Situasi didramatisir.
8. Bersifat persuasif.
9. Tanpa dukungan bukti.
Jenis-jenis karya non
ilmiah :
1.Dongeng
2.Cerpen
3.Novel
4.Drama
5.Roman
Sifat karya non ilmiah :
1. Emotif : kemewahan dan cinta lebih menonjol, tidak
sistematis, lebih mencari keuntungan dan
sedikit informasi.
2.
persuasive : penilaian fakta tanpa
bukti. Bujukan untuk meyakinkan pembaca, mempengaruhi sikap cara berfikir
pembaca dan cukup informatif
3.
Deskriptif : pendapat pribadi, sebagian imajinatif dan subjektif.
4. Jika
kritik adakalanya tanpa dukungan bukti.
Contoh :
Pada siang hari di akhir musim gugur,
satu keluarga semut yang telah bekerja keras sepanjang musim panas untuk
mengumpulkan makanan, mengeringkan butiran-butiran gandum yang telah mereka
kumpulkan selama musim panas. Saat itu seekor belalang yang kelaparan, dengan
sebuah biola di tangannya datang dan memohon dengan sangat agar keluarga semut
itu memberikan sedikit makan untuk dirinya.
"Apa!" teriak sang Semut
dengan terkejut, "tidakkah kamu telah mengumpulkan dan menyiapkan makanan
untuk musim dingin yang akan datang ini? Selama ini apa saja yang kamu lakukan
sepanjang musim panas?"
"Saya tidak mempunyai waktu untuk
mengumpulkan makanan," keluh sang Belalang; "Saya sangat sibuk
membuat lagu, dan sebelum saya sadari, musim panas pun telah berlalu."
Semut tersebut kemudian mengangkat
bahunya karena merasa gusar.
"Membuat lagu katamu ya?"
kata sang Semut, "Baiklah, sekarang setelah lagu tersebut telah kamu
selesaikan pada musim panas, sekarang saatnya kamu menari!" Kemudian
semut-semut tersebut membalikkan badan dan melanjutkan pekerjaan mereka tanpa
memperdulikan sang Belalang lagi.
Analisis :
Karya
diatas adalah termasuk karya tulis non ilmiah jenisnya adalah dongeng bahasa
yang digunakan adalah bahasa tidak formal sehingga mudah dipahamin oleh
pembaca.
Sumber
:
Langganan:
Postingan (Atom)